Belajar Berani dan Siaga
SMAIKA Latih Siswa Hadapi Ular dan Rapelling dari Gedung Tinggi Bersama Tim SAR
SMA IT Insan Kamil Karanganyar – Bertempat di area sekolah yang dikelilingi persawahan dan alam terbuka, SMAIKA menggelar kegiatan Rescue bersama Tim SAR Karanganyar pada [tanggal kegiatan]. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembentukan karakter siswa dalam hal kesiapsiagaan, keberanian, dan ketangguhan menghadapi situasi darurat, yang dikemas secara edukatif dan interaktif.
Kegiatan ini mencakup dua sesi utama:
Pelatihan Penanganan Ular, dan
Latihan Rapelling dari lantai tiga gedung sekolah.
Dalam sesi pertama, para personel Tim SAR Karanganyar memperkenalkan berbagai jenis ular, termasuk bagaimana cara membedakan ular berbisa dan tidak berbisa, serta tindakan aman saat menghadapi ular. Para siswa diajak melihat langsung beberapa ular yang dibawa oleh tim, sekaligus belajar teknik penanganan dasar jika suatu saat menemukan ular di lingkungan sekitar.
“Sekolah kami memang berada dekat dengan area sawah dan ladang. Sudah beberapa kali ditemukan ular di sekitar sekolah, jadi penting bagi siswa untuk mengetahui cara penanganannya dengan benar, bukan panik atau asal bertindak,” ujar salah satu guru pendamping.
Sesi kedua, yang tak kalah menantang, adalah pelatihan rapelling — yaitu teknik menuruni gedung menggunakan tali dari ketinggian. Para siswa dilatih turun dari lantai tiga gedung sekolah, lengkap dengan peralatan keamanan yang dipandu langsung oleh tim profesional SAR.
Meskipun banyak siswa awalnya merasa gugup, namun semangat untuk mencoba dan mengatasi rasa takut justru menjadi momen pembelajaran paling berkesan.
“Awalnya deg-degan banget, tapi pas sudah turun rasanya seru! Sekarang jadi lebih percaya diri,” kata salah satu siswa setelah berhasil menyelesaikan tantangan.
Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan fisik, tetapi juga menjadi media pembentukan mental dan karakter tangguh, terutama dalam menghadapi risiko yang mungkin terjadi di lingkungan sekitar.
SMAIKA Rescue bersama SAR menanamkan bahwa kecakapan hidup (life skill) seperti keberanian, ketenangan dalam keadaan darurat, dan pengetahuan tentang keselamatan adalah bekal penting bagi generasi muda—baik di dalam maupun di luar sekolah.
Dengan adanya pelatihan seperti ini, sekolah berharap siswa tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga siap secara mental dan fisik menghadapi tantangan nyata dalam kehidupan.




